Cek Similarity (Cek Turnitin)
SIMILARITY : POTENSI ETNOMEDICINE DAUN UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L. POIR) SEBAGAI OBAT DEMAM BERDARAH DI SLEMAN, DIY
Kearifan lokal, pengobatan tradisonal, dan pengetahuan etnobotani perlu dipelajari dan
dikembangkan. Salah satu masalah yang masih sering terjadi pada masyarakat adalah munculnya
penyakit demam berdarah yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti. Demam Berdarah Dengue
merupakan penyakit yang ditakuti karena menurunkan konsentrasi trombosit ke tingkat rendah
(trombositopenia) dan dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi jumlah sel trombosit yang rendah,
harus segera ditingkatkan untuk menghindari terjadinya syok. Secara empiris, masyarakat
menggunakan air rebusan daun ubi jalar pada kasus-kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) dan
menunjukkan perbaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi etnomedicine daun ubi
jalar ungu (ipomoea batatas l. poir) sebagai obat demam berdarah di wilayah Sleman, DIY. Selain
itu juga untuk mengetahui persentase peningkatan jumlah trombosit pada Tikus Putih (Rattus
norvegicus) dengan pemberian infusa Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L. Poir). Jenis
penelitian ini adalah true experimental dengan rancangan penelitian pretest dan post test with
control group design. Penelitian ini menggunakan 20 tikus putih jantan dengan 4 kelompok
perlakuan infusa daun ubi jalar ungu yaitu kelompok kontrol, kelompok dosis ringan, kelompok
dosis sedang dan kelompok dosis berat. Tikus sengaja diturunkan jumlah trombositnya melalui
mekanisme kerusakan limpa dengan induksi anilin secara intravena. Setelah 24 jam
penginduksian, hewan coba diberi perlakuan sesuai kelompok. Semua kelompok dihitung jumlah
trombositnya sebelum dan sesudah perlakuan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis
secara deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan
adanya peningkatan jumlah trombosit pada kelompok kontrol sebanyak 43%. Pada kelompok
infusa dosis ringan tidak ada peningkatan, kelompok dosis sedang meningkat sebesar 94%, dan
kelompok dosis tinggi diperoleh peningkatan sebesar 224%. Kesimpulan: Infusa daun Ubi jalar
ungu (Ipomoea batatas L.Poir) berpotensi sebagai obat demam berdarah pada dosis sedang dan
dosis berat karena menyebabkan peningkatan jumlah trombosit pada tikus putih (Rattus norvegicus).
No copy data
No other version available